Selamat Datang di Sistem Informasi Desa Kauman, #MARI_MEMBANGUN_BERSAMA#
 

SINERGITAS 4 PILAR DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT BERBUDAYA LINGKUNGAN

Anryza 31 Agustus 2018 12:34:05 Berita Desa

SINERGITAS 4 PILAR DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT BERBUDAYA LINGKUNGAN

 

Kauman, 29 Agustus 2018 Bertempat di Balai Desa Kauman Kecamatan Bojonegoro untuk pertama kalinya mengadakan Forum Grup Diskusi Kauman (FGDK), kegiatan tersebut dimulai pada pukul 20.00. FGDK merupakan sebuah upaya agar dapat mewujudkan masyarakat berbudaya lingkungan, dalam hal ini agar masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan tempat tinggal yang berimbas pada kesehatanya. 

Kegiatan FDGK diadakan oleh 4 Pilar yaitu, SMP Negeri 1 Bojonegoro, Pemerintah Desa Kauman, Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kecamatan Bojonegoro. Pada acara tersebut dihadiri oleh Kepala SMP Negeri 1 Bojonegoro  (LASIRAN, M.Pd) beserta Guru dan staf, Kepala Desa Kauman (H. ARIEF FAUZI, SH) beserta Perangkat Desa dan staf, dari Dinas kesehatan (IMAM WAHYUDI, SKM, MPH)  dan Camat Bojonegoro (Ir. MOCH FARID NAQIB, M.Si), Ketua BPD Ds.Kauman, Ketua RT (01-12), Ketua RW (01-02), Kepala Puskesmas Wisma Indah Dr. Nurul Hidayati, Bidan Desa Luluk Pegik, A.Md Keb, Babinkamtibmas Ds. Kauman (Bripka Agus D), Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Karang taruna dan Warga perwakilan dari RT 09, RT 10 dan RT 12. 

Mr. LasiranMateri pertama disampaikan oleh Kepala SMP Negeri 1 Bojonegoro, menyampaikan bahwa tujuan dari pihaknya ialah ingin mengajak warga sekitar untuk dapat berpola hidup sehat dan memberikan edukasi kepada Siswa-siswi sekolahnya untuk dapat hidup bermasyarakat dengan mendampingi warga sekitar tentang lingkungan yang sehat.

 

 

Mr. AriefMateri kedua disampaikan oleh Kepala Desa Kauman, Pemerintah Desa Kauman menerima niat baik dari SMP Negeri 1 Bojonegoro tentang kegiatan tersebut dan siap mendukung sepenuhnya. Kepala Desa yang akrab dipanggil Kaji Arip juga menambahkan bahwa mulai tahun 2015 sampai 2018 ini tidak kurang dari 10% Dana Desa digunakan untuk menunjang kegiatan kesehatan warga desa yang disalurkan melalui Bidan Desa dan Kegiatan PKK (Posyandu Balita, Posyandu Lansia, kelas ibu hamil, senam lansia, dll). Kaji Arip juga menyampaikan bahwa Pemerintah Desa dan Masyarakat merupakan satu kesatuan yang tidak bisa di pisahkan dalam menumbuhkan Pola Hidup Sehat guna menciptakan Masyarakat Berbudaya Lingkungan. Pemerintah Desa selalu berusaha mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat dengan kebijakannya dan berharap masyarakat sadar akan pentingnya pola hidup sehat guna menciptakan masyarakat berbudaya lingkungan.

  

mr. FaridMateri ketiga disampaikan oleh Camat Bojonegoro, dalam hal ini Camat Bojonegoro menghimbau agar warga dapat memanfaatkan lahan kosong dengan menanami tanaman yang produktif seperti tanaman kelengkeng, alpukat, jambu merah, dll. Karena menurut beliau selain tanaman dapat menghasilkan oksigen, sebagai penambah gizi dan  juga dapat meningkatkan kesejahteraan jika tanaman produksi tersebut berhasil dikembangkan dan dapat dijual hasilnya.

 

Mr. imamMateri keempat disampaikan oleh Bapak Imam Wahyudi yang mewakili Dinas Kesehatan Bojonegoro. Beliau menyampaikan bahwa hanya sekitar 40% masyarakat Indonesia yang sudah memahami pola hidup sehat, sehingga masyarakat mudah jatuh sakit. Pola hidup sehat diantaranya menjaga kebersihan lingkungan, menjaga pola makan dan kebiasaan hidup sehari-hari dengan melakukan gerakan hidup sehat diantaranya seperti mencuci tangan sebelum makan, melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit sehari, mengkonsumsi sayur dan buah, tidak merokok dan tidak meminum minuman beralkohol, memeriksa /cek kesehatan tubuh secara rutin min 6 bulan sekali, menjaga /membersihkan rumah /sekitar lingkungan agar terbebas dari Virus, Bakteri, dan Kuman, manfaatkan lahan sebaik mungkin dengan menanam sayur buah dan tanaman obat, bisa juga menggunakan tambulampot ( Tanaman Buah Dalam Pot), dll

Peserta FGDK juga menyampaikan beberpa pertanyaan terkait pembahasan dari pemateri, diantaranya ialah pertanyaan dari Dr. Nurul Kepala Puskesmas Wisma Indah yang menanyakan tentang tindak lanjut dari kegiatan ini. Kemudian Kepala SMP N 1 menjawab bahwa tindak lanjut dari acara ini ialah mengajak warga sekitar sekolah khususnya untuk melaksanakan pola hidup sehat dengan didampingi oleh siswa-siswi SMP N 1 dan memberikan tanda (tidak sehat, pra sehat dan sehat) pada tiap rumah, dan siap mengikuti parameter sehat dari Dinas Kesehatan.

Karena terbatasnya waktu dan tidak terasa sudah lebih dari 2jam, maka oleh Moderator acara FGDK ini ditutup dengan pembacaan Notulen hasil diskusi, sebelum diakhiri pertemuan diskusi ini ada acara penandatangan MoU oleh SMP Negeri 1 Bojonegoro dengan Pemerintah Desa Kauman, Dinas Kesehatan dan pemerintah Kecamatan Bojonegoro, kemudian dilanjutkan dengan pemberian dari Kepala SMP N 1 berupa  2 buah pohon gaharu kepada Kepala Desa Kauman. dan setelah pembacaan Do'a panitia pelaksanaan memberikan Dorprise kepada peserta diskusi. 

#MARI_MEMBANGUN_BERSAMA#

 

  

 

     

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Peta Desa

Profil Desa Kauman

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Chat

Waktu Sholat

adzan.php?kota=Bojonegoro&type=image1&te